Booming Polemik ’Cukup Aku Saja yang WNI’, Sharing Session PPI X IPA Denmark Tawarkan Upaya Berkoneksi & Berkontribusi Lintas Disiplin

PPI Denmark x IPA

Aarhus – Pada hari Minggu, 22 Februari 2026, PPI Denmark bekerja sama dengan Indonesian Professionals Association (IPA Denmark) Regional Jylland sukses menyelenggarakan acara “Sharing Session 2026” yang mempertemukan pelajar dan profesional Indonesia di Denmark dalam satu forum diskusi yang hangat dan interaktif. Bertempat di Archouse Aarhus, T.12, acara ini dirancang sebagai ruang berbagi pengalaman antara dunia akademik dan dunia kerja, sekaligus mempererat jejaring komunitas Indonesia di wilayah Jylland.

Growth Starts with questioning

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 20.00 CETini menghadirkan dua sesi utama: sesi presentasi para akademia dan sesi presentasi professionals, dengan format panel dan tanya jawab. Pada sesi akademia, para mahasiswa mulai dari tingkat bachelor, master, PhD, hingga postdoc berbagi cerita mengenai riset, project, serta dinamika kehidupan akademik di Denmark. Sedangkan pada sesi professionals, para pekerja Indonesia dari berbagai sektor di Denmark—mulai dari industri teknologi, energi, hingga sektor hospitality seperti restaurant—membagikan pengalaman mereka dalam berkiprah di luar negeri sembari memberikan dampak kepada negeri. Berikut adalah para presenter berserta topik yang mereka bawakan:

Arya Ghilman Winarto Bachelor’s degree in computer science and IT Product Development Aarhus University – ELINS UGM exchange studentBridging software and hardware systems: a system engineering pathway to environmental sustainability
Dea Rezki Gerastri Erasmus Mundus Joint Master (EMJM) in Children’s Literature, Media, and Cultural Entrepreneurship (CLMCE) Aarhus University, DenmarkPlaydate podcast: childhood memories and early media experience  
Debbie Amelia Munandar Master’s student in Technology Based Business Development, Aarhus UniversityBridging the digital adoption gap in water utilities
Ilafi Rani Yoasti Master’s Student in International Economic Consulting Aarhus BSSEscaped from the resource curse, or still trapped in corruption hell?
Sasmitha Aulia Zahra PhD Student at Department of Biological and Chemical Engineering, Aarhus UniversityFrom wastewater sludge to gold
Evi Setiani Lande PhD Student at Department of Molecular Biology and Genetics, Aarhus UniversityA journey to my multiverse
Muhammad Nizami Postdoc at Department of Biological and Chemical Engineering, Aarhus UniversityPower to ‘X’ in Denmark
Adam Pramana Fitrah Power System Engineer at VestasLife after graduate: from company to company
Adhityo Yudhono Chef at Madkulbben, AarhusDifferent places different ways: Story behind kitchen rooms
Arra’di Nur Rizal Lead IoT System Developer and Cloud Architect in GrundfosThe new competitive edge in global AI era
Ghina Filiana Global Chief HR Business Partner at GrundfosGrowing the academic & professional reputation
Galuh Wulandari Corporate reporting manager at Arla FoodsCareer shifting? Don’t worry
Ethenia Aastrup Brand Manager at SKOV-SECCOTaler du dansk?

Setiap panel disusul dengan sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Alif Firman Firdausy, sehingga peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan para narasumber. Dalam sesi ini, banyak pertanyaan mengemuka terkait bagaimana menjalankan project akademis serta memilih jenjang karir. Tidak lupa juga tentang topik yang sedang hangat saat berita ini ditulis:

’Bagaimana sebagai diaspora Indonesia, kita dapat memberikan dampak nyata sekalipun tinggal jauh dari negeri sendiri.

Interaksi dua arah ini membuat suasana diskusi terasa hidup dan relevan dengan kebutuhan peserta yang mayoritas adalah pelajar dan professionals. Bagi yang ingin menyimak versi lengkap jalannya diskusi, dapat mengakses pada tautan berikut:

Link Video: https://youtu.be/P-n628TmZJU

Ketua PPI Denmark Regional Jylland, Ridho Iqbal Maulana menyampaikan bahwa acara ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja bagi komunitas Indonesia di Denmark. Lebih lanjut, Arra’di Nur Rizal, yang merupakan salah satu presenter menuturkan apresiasi sekaligus harapannya,

“Sharing Session ini bukan hanya tempat berbagi cerita, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan dan membuka peluang kolaborasi baru. Kami ingin teman-teman yang hadir pulang dengan perspektif yang lebih jelas tentang langkah studi dan karier mereka ke depan. Kalau bisa acara semacam ini tidak hanya dilakukan sekali setahun, melainkan bi-weekly” ujarnya.

Selain sesi presentasi dan diskusi, acara ini juga diwarnai dengan momen kebersamaan melalui buka puasa bersama dengan konsep potluck, di mana peserta dan panitia membawa aneka hidangan untuk dinikmati bersama. Sembari berbuka, tak lupa para peserta juga menikmati sesi hygge dan networking, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkenalan lebih dekat, bertukar kontak, dan merencanakan kemungkinan kerja sama di masa depan. Suasana santai namun hangat ini menjadi penutup yang manis bagi rangkaian Sharing Session 2026.

(Kontributor: Alif FF)

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *