Budaya Hidup di Denmark

Vibrant Nyhavn in Copenhagen with colorful buildings and bustling street life on a cloudy day.

Danish Culture

Survival Guide: Hidup ala Danish

Budaya hidup di Denmark sangat dipengaruhi oleh nilai kesetaraan, kemandirian, kepercayaan sosial, dan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan (work-life balance). Hal-hal ini tercermin dalam cara masyarakat berinteraksi, bekerja, berkomunikasi, serta menghargai waktu dan ruang pribadi.

Bagi pendatang baru, memahami budaya hidup di Denmark menjadi kunci untuk beradaptasi dengan lebih baik dalam lingkungan akademik maupun sosial. Bagian ini membahas kebiasaan sehari-hari, norma sosial, etika berinteraksi, serta nilai-nilai umum yang penting untuk diketahui agar dapat hidup berdampingan dengan nyaman di masyarakat Denmark.

Denmark merupakan salah satu negara dengan Human Development Index tertinggi, kualitas hidup terbaik, negara paling bahagia, dan salah satu negara paling aman di dunia (paling tidak Denmark ada di top 10 untuk kedua hal ini). Namun, bukan berarti tidak ada tindak kejahatan di Denmark. Selain itu, biaya hidup di Denmark termasuk dalam kategori mahal. Harga makanan dan minuman bisa 2–4 kali lebih mahal dari harga di Indonesia, akomodasi bisa 10 kali lipat lebih tinggi, dan pajak pun besar.

Hal-hal Umum di Denmark

  • Air keran aman diminum, namun disarankan hanya minum air keran dingin dan tidak minum dari air keran hangat
  • Toilet tipe kering (memakai tisu, tidak ada bidet atau semprotan) dan biasanya tidak dibedakan antara pria dan wanita
  • Terminal listrik (power plug) memiliki tipe yang kompatibel dengan di Indonesia
  • Waktu tunggu saat menghubungi layanan publik cukup lama (dari 5 menit sampai lebih dari satu jam)
  • Work-life balance di Denmark baik (full-time job biasanya sekitar 37 jam per minggu)
  • Mall dan toko-toko (kecuali grocery store) kebanyakan sudah tutup sejak jam 5 atau 7 malam

Transaksi Keuangan

Close-up of a customer using a smartphone for contactless payment at a retail checkout with a pineapple on the counter.

Kebanyakan transaksi keuangan di Denmark dilakukan secara cashless dan contactless. Aplikasi cashless yang cukup terkenal saat ini adalah MobilePay (link). Selain itu, Anda juga bisa membayar menggunakan Apple Pay atau Google Pay melalui ponsel atau smart watch. Kartu bank Indonesia (termasuk debit card) yang berlogo Visa atau Mastercard juga dapat digunakan di Denmark. Pastikan debit card yang dimiliki memiliki fitur contactless agar memudahkan pembayaran di merchant.

Daftar ATM jaringan Visa di Copenhagen: link

Bahasa Denmark

A collection of wooden Scrabble tiles with letters and numbers stacked randomly.

Secara umum, sebagian besar masyarakat Denmark dapat berkomunikasi menggunakan bahasaInggris dengan baik, sehingga belajar bahasa Denmark bukanlah kebutuhan mendesak. Namun, saat belanja di grocery store atau di tempat umum, kebanyakan informasi ditulis dalam bahasa Denmark.

Jika ingin belajar bahasa Denmark, banyak kelas bahasa dari kampus atau pemerintah yang bisa diambil baik secara gratis ataupun berbayar. Sebagai orang asing di Denmark, kita bisa mendapat kelas gratis namun ada deposit di muka (sekitar 2,000 DKK) dan terdapat deadline untuk registrasi kelas tersebut.

Olahraga

racket, padel, ball, padel tennis, sports, match, net, tennis court, padel, padel, padel, padel, padel

Denmark memiliki banyak fasilitas umum olahraga. Beberapa jenis olahraga yang sedang populer saat ini adalah paddle tennis, handball, badminton, bouldering (indoor climbing), dan gym. Harga registrasi gym membership tanpa CPR biasanya > 400 DKK, dan dengan CPR bisa sekitar 260 DKK. Jika ingin bersosialisasi di tempat olahraga, bisa mencoba bergabung dengan komunitas olahraga seperti Butcherslab Copenhagen, Bouldering, dll. Selain itu, di sejumlah taman publik juga terdapat fasilitas olahraga yang dapat dinikmati secara gratis.

Part-time Job

Man working on a laptop at home with a notebook and coffee cup nearby, showcasing a cozy work-from-home setup.

Jika ingin mendaftar bekerja sebagai part-timer di perusahaan multinasional, bahasa Denmark tidak diperlukan. Bahkan, perusahaan yang menggunakan bahasa Denmark juga menerima applicant yang tidak bisa bahasa Denmark. Jika tertarik, bisa cek student jobs (seperti research assistant) di LinkedIn atau mencari dari koneksi supervisor. Sebagian besar perusahaan di Denmark menggunakan LinkedIn untuk mencari student assistant. Jadi, ada baiknya meng-update profil LinkedIn sesampainya di Denmark.

Bagi mahasiswa yang berminat untuk mengetahui lebih lanjut perihal kehidupan setelah lulus dari universitas di Denmark, PhD maupun bekerja di Denmark, silakan menghubungi contact person IPA: Arifian Agusta (WhatsApp).